Blockchain

Biar Aman! Kamu Harus Tahu Wallet Crypto Terbaik Saat Ini

single-image

Fintexnews.com – Zaman dulu, agar aman orang biasanya menyimpang uangnya di kantong atau dompet biar bisa dibawa ke mana-mana. Lalu ada produk kartu debit, kartu keredit dan lainnya. Di era digital sekarang, ada juga dompet digital yang digunakan untuk menyimpang uang seperti paypall dan jenis platform lain.

Nah, bicara wallet atau dompet digital ini, di dunia cryptocurrency juga ada yang namanya dompet crypto (wallet crypto). Namun, wallet crypto ini tidak digunakan untuk menyimpan uang seperti halnya penyimpanan uang di akun PayPal. Inilah perbedaan krusial antara dompet cryptocurrency dengan akun uang online lainnya.

Wallet crypto merupakan program software yang dibuat khusus sebagai tempat menyimpang dan transaksi–mengirim dan menerima–uang crypto atau berbagai token cryptocurrency khusus dalam jaringan blockchain. Wallet crypto juga memungkinkan penggunanya untuk mengelola kepemilikan, menyimpan, menerima dan mengirim koin crypto.

Kemudian, program ini juga memberikan akses pengaman kepada pengelolanya. Secara harfiah, wallet crypto ini menyimpan kunci ‘publik’ dan kunci ‘pribadi’ – semacam pengaman — untuk bisa berkomunikasi dengan ledger atau database cryptocurrency blockchain tadi. Soal apa itu blockchain sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya.

Kunci publik dan kunci pribadi ini berbeda. Kunci publik dapat dilihat oleh siapa saja. Mereka bekerja dengan cara yang mirip dengan alamat email kamu. Ketika seseorang ingin mengirimi kamu cryptocurrency, mereka akan mengirimkannya ke kunci publik kamu.

Kunci pribadi tidak boleh dilihat oleh siapa pun selain kamu. Jika kunci publik kamu seperti alamat email, maka kunci pribadi kamu merupakan kata sandinya. Sehingga, untuk membuktikan bahwa alamat email itu milikmu, maka kamu lah yang memiliki kata sandinya.

Pengguna wallet ini akan memiliki sepasang kunci yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan jaringan pemilik wallet di seluruh dunia. Layanan wallet ini banyak jenisnya, ada yang berbasis aplikasi, layanan offline dan layanan berbasis web yang dapat kamu pilih sesuai keinginan.

Contoh dompet kripto di Indonesia adalah Indodax. Kemudian ada Metamask dan Trust Wallet. Itu merupakan contoh-contoh wallet yang selama ini dipakai para trader cyrpto di dunia. Selain tiga wallet itu, sebenarnya masih ada banyak lagi layanan wallet yang bisa kamu pakai untuk transaksi token atau uang crypto ini.

Berikut ini berbagai jenis wallet crypto yang dirangkum fintexnews.com dari berbagai sumber:

1. Indodax

Berbicara tentang dompet bitcoin address di Indonesia maka hal pertama yang tercetus adalah Indodax. Apa itu Indodax bitcoin wallet? Indodax bitcoin wallet adalah pioneer dompet bitcoin di Indonesia dan terbesar diantara dompet bitcoin lainnya. Indodax menjadi pilihan utama para pemula yang ingin memiliki bitcoin dan menyimpannya secara aman karena merupakan exchange asset kripto terbesar di Indonesia.

Selain melakukan jual beli bitcoin Indonesia, Indodax juga melayani penyimpanan dompet bitcoin wallet yang aman dan terpercaya. Kamu bisa mulai menyimpan uang di dompet bitcoin Indodax dengan mendaftar di bitcoin.co.id, dan secara otomatis kamu akan memiliki addres bitcoin wallet yang bisa digunakan untuk menerima, menyimpan, dan mengirim bitcoin kepada pengguna lainnya.

Untuk menjamin keamanan para pengguna dan setiap transaksi, maka saat registrasi pertama dilakukan dengan mendaftarkan nomor ponsel dan mengirimkan pin security. Dengan 3.790.012 member terverifikasi, kamu bisa melakukan jual beli aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, serta puluhan aset lainnya dengan mudah dan aman.

2. Metamask

Metamask adalah dompet cryptocurrency yang dapat digunakan di browser Chrome, Firefox dan Brave. Ia juga merupakan ekstensi browser. Ini berarti bahwa ia bekerja seperti jembatan antara browser normal dan blockchain Ethereum.

Blockchain Ethereum adalah jaringan tempat para pengguna dapat membangun aplikasi mereka sendiri (yang disebut dApps) dan cryptocurrency. Ethereum juga memungkinkan penggunanya untuk menulis pedoman transaksi yang disebut smart contract (kontrak pintar). MetaMask dapat digunakan untuk menyimpan kunci hanya untuk mata uang kripto Ethereum.

Cryptocurrency Ethereum disebut Ether. Mata uang kripto lain yang dibangun di blockchain Ethereum disebut token. Sebagian besar token yang dibangun di blockchain Ethereum disebut token ERC20 karena mereka mengikuti aturan yang telah ditetapkan pengembang Ethereum untuk membuat cryptocurrency baru.

Jadi, kegunaan dompet MetaMask adalah untuk menyimpan kunci token Ether dan ERC20 di tiga browser web yang berbeda. Ia juga memungkinkan pengguna untuk menelusuri blockchain Ethereum dari browser standar.

3. Trust Wallet

Trust Wallet adalah dompet berbasis komunitas, sepenuhnya open-source, dompet kripto multi koin. Hal ini memungkinkan pengembang blockchain untuk membangun DApps dan dompet mereka secara asli tanpa harus khawatir tentang detail implementasi tingkat rendah. Kami tahu bahwa bekerja bersama sebagai komunitas lebih baik bagi semua orang.

4. Pintu

Dompet bitcoin wallet lainnya yang cukup populer adalah Pintu yang hadir dengan teknologi besutan Curv.co. Kamu bisa menyimpan, mengirim, dan menerima aset digital bitcoin dengan aman. Tingkat keamanan dari Pintu ini tak perlu diragukan lagi karena Curv.co merupakan platform keamanan berbasis Cloud Wallet dengan sistem keamanan tanpa cela, ketersediaan instal, dan bisa dikelola melalui aplikasi.

Ditambah lagi, Pintu memberikan penawaran yang cukup menggiurkan dengan biaya penarikan hanya 0,5%+Rp.4.500 dan gratis biaya deposito. Hanya dengan memiliki deposito Rp 50.000, kamu sudah bisa melakukan trading melalui platform Pintu ini.

5. Electrum

Jika kamu menginginkan dompet bitcoin wallet yang lebih sederhana, maka Electrum adalah pilihannya. Dompet bitcoin ini berfokus pada kecepatan dan kesederhanaan, namun dengan penggunaan sumber daya yang rendah. Secara sederhana, Electrum menggunakan server jauh untuk menangani berbagai aktivitas bitcoin, lalu memulihkan dompet dengan frase rahasia. Untuk kompatibilitasnya, Electrum bisa dijalankan melalui Windows, Linux, Mac, dan Android.

6 Exodus

Exodus merupakan dompet Bitcoin yang mirip seperti Electrum, namun memiliki tampilan jauh lebih cantic dan intuitif. Cara kerja Exodus dompet bitcoin atau bitcoin wallet adalah dengan memberikan keamanan tingkat tinggi namun terlihat jauh berbeda karena terintegrasi dengan Trezor sehingga mampu mengubah mata uang digital menjadi portofolio grafik. Dalam sistem ini, kamu juga bisa menukar dan menyimpan Bitcoin melalui aplikasi.

7. Luno

Meski dianggap pemain baru, namun antusias para pengguna awam terhadap Luno di Indonesia cukup tinggi. Apa itu Luno Bitcoin wallet? Apakah Luno terpercaya? Kamu bisa menggunakan Luno untuk melakukan jual beli, menyimpan, dan belajar tentang cryptocurrency secara aman. Dukungan dari Luno tidak hanya sebatas pengguna Indonesia saja, tapi juga memiliki cabang di berbagai negara seperti Singapura, Cape Town, dan London. Dari aplikasi dompet bitcoin wallet ini, kamu bisa langsung menarik sejumlah bitcoin ke bank lokal dan bisa digunakan untuk transaksi. Lebih leluasa lagi, pengguna bisa menggunakan Luno di aplikasi Android dan via browser.

8. Trezor One

Apa itu Trezor? Trezor One mendukung berbagai jenis mata uang digital seperti Bitcoin, Dash, Dogecoin, Zcash, Litecoin, Ethereum, dan lainnya. Tentu fleksibilitas ini banyak dimanfaatkan oleh pengguna yang melakukan trading lebih dari satu mata uang digital. Bentuk keamanan dari Trezor One terus ditingkatkan dengan menggandeng pihak ketiga yaitu Electrum dan Copay. Perlu diketahui bahwa Trezor One ini bukanlah sebuah software, aplikasi, atau situs dompet bitcoin wallet, namun merupakan sebuah hardware elektronik yang dibanderol di kisaran Rp1,7 juta- Rp 2,5 juta per unit.

9. eToro

eToro hadir dengan berbagai fitur lengkap seperti apa yang diinginkan oleh pengguna mata uang digital dan trading saham. Kamu bisa menggunakan eToro untuk memfasilitasi jual beli saham CFD, ETF, Forex, Cryptocurrency, dan lainnya serta dukungan penyimpanan mata uang digital. eToro sudah ada sejak 2006 dengan nama RetailFX namun terus berkembang dengan berbagai perubahan sesuai dengan tuntutan zaman.

Untuk menggaet pengguna baru bitcoin Indonesia, eToro hadir dengan pendaftaran akun bitcoin wallet secara gratis dan mendapatkan akun demo dengan harga USD 100.000. Jika kamu sudah siap untuk investasi asli, maka kamu harus melakukan deposit dana minimal $200 ke akun pribadi. Saat ini eToro sudah ramai digunakan oleh pengguna dari seluruh dunia dan mendapatkan kepercayaan untuk bisa digunakan oleh pengguna di Indonesia

10. KeepKey Wallet

Dompet digital yang bisa digunakan untuk menyimpan saldo Bitcoin selanjutnya adalah Keepkey Wallet. Tentu kehadirannya mendapatkan respon positif dari pengguna mata uang digital. Kamu bisa menyimpan berbagai mata uang digital di Keepkey Wallet seperti Bitcoin, Bitcoin Cash, Dogecoin, Ethereum, Litecoin dan dukungan token ERC20. Salah satu keunggulan dari Keepkey Wallet ini adalah terintegrasi dengan ShapeShift dengan tampilan antar muka yang mudah dipahami pengguna pemula, dan cipher pemulihan untuk menjaga dompet digital tetap aman.

11. Blockchain

Para pengguna mata uang digital pastinya sudah familiar dengan salah satu dompet bitcoin wallet yang satu ini. Blockchain adalah dompet digital yang paling populer dalam industri cryptocurrency.

Sejak diluncurkan pada Agustus 2011 lalu di Luxembourg, ketenarannya mulai menyebar ke seluruh dunia hingga menjadi salah satu dompet digital terpercaya dan aman. Biaya yang dibebankan dalam setiap transaksi jual beli atau transfer juga sangat kecil sehingga banyak yang memilih Blockchain sebagai dompet digital andalan. Bagaimana cara membuat wallet di blockchain.com cukup mudah, umumnya pemula pun bisa membuatnya hingga berhasil masuk atau login.

12. Coinbase

Coinbase adalah salah satu dompet digital yang bisa digunakan untuk menyimpan Bitcoin, Litecoin, dan Ethereum. Namun, saat ini Coinbase belum memiliki layanan untuk bisa menarik saldo ke mata uang Rupiah atau withdraw ke bank lokal Indonesia. Sehingga jika kamu berniat menggunakan Coinbase sebagai salah satu dompet digitalmu, kamu harus menggunakan jasa exchanger. Tapi untuk urusan keamanan, kamu bisa mempercayakan Coinbase dengan fitur keamanan yang ketat dan lengkap. Dengan Coinbase, kamu bisa menyimpan, menerima, atau mengirimkan mata uang digital ke antar pengguna.

13 Bitcoin Core

Bitcoin Core merupakan piranti lunak inti yang terintegrasi dengan sistem blockchain-aset script Bitcoin. Awalnya, pengembangannya dilakukan oleh pembuat Bitcoin, Satoshi Nakamoto yang dibantu dengan hal Finney. Pada perkembangannya, Bitcoin Core menjadi salah satu acuan dari sistem Bitcoin yang berjalan hingga saat ini, termasuk personal bitcoin wallet dan peranti lunak pengembangannya.
Tentu saja dengan latar belakang tersebut, Bitcoin Core memiliki tingkat keamanan tinggi, privasi, dan stabilitas dibandingkan dengan dompet Bitcoin lainnya. Namun fitur-fitur yang dihadirkan cukup sedikit dan membutuhkan banyak ruang penyimpanan dan memori jika dibandingkan dengan pilihan dompet Bitcoin lainnya. Saat ini pengguna Bitcoin bisa mengakses Bitcoin Core melalui Windows, Linux, dan Mac.

14. Freewallet

Freewallet memberikan keleluasaan hampir tak terbatas kepada para pengguna yang ingin menyimpan mata uang digitalnya. Apliakasi besutan Freewallet.org ini memiliki konsep multiwallet yang bisa menampung 28 jenis mata uang kripto dan sejumlah toket berbasis ERC-20. Tentu dengan dukungan jenis mata uang kripto sebanyak ini, memberikan keleluasaan bagi kamu untuk mengembangkan potensi pertumbuhan mata uang kripto.

Sederhananya, Freewallet akan menyimpan private key pengguna dengan tambahan fitur keamanan two factor authentication, multi signature, konfirmasi transaksi melalui email, dan kendali batas transaksi.

Tingkat keamanan berlapis ini tentu saja jadi bagian yang diharapkan oleh pengguna dengan banyaknya pilihan mata uang digital yang bisa diakomodasi. Integrasi dengan Changelly juga dengan mudah membuat Freewallet dapat melakukan pembelian kripto, fiat, dan Bitrefill untuk versi web. Proses pendaftaran akun di Freewallet cukup mudah dengan menggunakan Facebook, Gmail, bahkan nomor ponsel.

15. Bitbox

Bitbox merupakan layanan dompet bitcoin wallet yang dibesut oleh perusahaan layanan pesan instan, LINE. Dengan menggunakan Bitbox ini, pengguna Line bisa mengakses mata uang digital dengan mudah dan tentu saja dengan tingkat keamanan tinggi.

Di dalamnya, para pengguna bisa menggunakan Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Cash, dan Litecoin dengan biaya pertukaran 0,1 persen. Pilihan mata uang digital tersebut dipilih setelah memilih mata uang digital yang aman untuk pengguna Line. Pada perkembangannya, nantinya Bitbox juga akan terintegrasi dengan layanan Line lainnya dan fokus pada pertukaran cryptocurrency.

16. Wallet Bitcoin.com

Pengguna awam bisa memilih Wallet Bitcoin untuk menyimpan mata uang digitalnya karena tampilan antar muka yang sederhana dan mudah digunakan. Visi yang dianut dari Wallet Bitcoin adalah desentralisasi dan nol kepercayaan, yang artinya tidak perlu layanan sentral untuk segala operasi yang berhubungan dengan Bitcoin.

Kamu bisa menggunakan Wallet Bitcoin melalui aplikasi Android sehingga proses pemantauan bisa dilakukan dengan cepat dan efektif. Wallet Bitcoin bisa memberikan rekomendasi biaya dari pantauan Bitcoin secara instan berdasarkan kondisi jaringan penggunanya sehingga transaksi bisa dikonfirmasi dalam waktu singkat tanpa membayar biaya tambahan.

17. Bitcoin Knots

Hal yang membanggakan dari Bitcoin Knots sebagai salah satu dompet Bitcoin terpopuler saat ini adalah tingkat keamanan tinggi, privasi yang terjaga, dan stabilitas tinggi. Bitcoin Knots menawarkan fitur-fitur yang bisa dibilang lebih canggih dibandingkan dengan Bitcoin Core, tapi belum semua teruji dengan baik.

Dompet bitcoin wallet yang satu ini merupakan full node untuk memvalidasi dan menyiarkan ulang transaksi pada jaringan Bitcoin. Ini artinya kamu tidak membutuhkan pihak ketiga saat memverifikasi pembayaran. Namun keluhan yang banyak didengungkan pengguna adalah dompet bitcoin wallet ini membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar, sekitar 350 GB. Selain itu untuk mengaksesnya butuh sinkronisasi yang lebih lama dan bandwidth yang besar.

18. Edge

Semua pengguna sepakat jiak Edge merupakan dompet bitcoin wallet dengan level privasi tinggi, keamanan dan desentralisasi yang lebih populer dibandingkan dengan dompet Bitcoin lainnya. Dalam setiap transaksi, Edge akan selalu ter-back-up dengan baik dan terenkripsi dengan rapi. Pengguna juga bisa mendapatkan fitur untuk menentukan biaya transaksi agar bisa dikonfirmasi tepat waktu tanpa ada biaya tambahan. Tentu saja semua kendali penuh ada di tangan pengguna dari setiap rekomendasi yang diberikan.

19. Bither

Apa itu Bither? Bither adalah dompet bitcoin wallet dengan tampilan sederhana namun memiliki tingkat keamanan tinggi di berbagai platform. Penggunannya didesain khusus dengan mode Cold/Hote sehingga pengguna bisa mendapatkan keamanan dan kemudahan dalam waktu yang bersamaan.

Terdapat juga fitur XRandom yang menggunakan berbagai sumber entropi yang berbeda untuk menghasilkan angka yang benar-benar acak bagi pengguna. Selain itu Fungsi HDM bisa meningkatkan keamanan multisig. Kamu bisa mendapatkan kontrol penuh terhadap bitcoin yang kamu simpan dan tidak ada pihak ketiga yang bisa membekukan atau menghilangkan dana tersebut. Bither telah dilengkapi dengan SPV dan menggunakan jaringan Bitcoin sehingga perlu hati-hati untuk mempercayai pihak ketiga saat melakukan verifikasi pembayaran.

img-ads

You may also like

img-ads