Blockchain

Certik, Perusahaan Keamanan Blockchain Auditor Kriptografi

single-image

Fintexnews.com – Dalam dunia cryptocurrency, ternyata ada perusahaan atau lembaga khusus yang memastikan keamanan kontrak pintar (smart contract) pada blockchain. Lembaga ini bernama Certik (CTK).

Beberapa waktu lalu, Tokocrypto mendorong adopsi Binance Smart Chain (BSC) di Indonesia agar menjalin kerjasama dengan dua proyek BSC yang berfokus pada keamanan blockchain, yaitu Certik (CTK) dan SafePal (SFP). BSC merupakan sebuah sistem kontrak pintar yang kompatibel dengan mesin virtual Ethereum.

Sejauh ini, sejak kehadiran BSC yang menawarkan perbaikan teknologi jaringan blockchain, banyak proyek-proyek menarik yang menawarkan keunggulan di bidang Decentralize Finance (DeFi), serta sektor-sektor lain yang menawarkan keamanan DeFi itu sendiri.

“Sudah merupakan sebuah komitmen dari Tokocrypto untuk memberikan pengalaman baru serta kemudahan dalam bertransaksi di dunia kripto. Kami dengan bangga menghadirkan satu lagi kerjasama Tokocrypto dengan Binance melalui kehadiran token-token DeFi dalam BSC yang dapat dinikmati seluruh penggemar crypto di Indonesia,” kata CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, beberapa waktu lalu.

Dikutip dari Antara, salah satu proyek terbaru dari BSC adalah kehadiran token Certik (CTK), sebuah perusahaan global keamanan siber blockchain yang terkemuka di dunia. Perusahaan ini didirikan oleh profesor ilmu komputer dari Universitas Yale dan Universitas Columbia.

Dengan memanfaatkan teknologi mutakhir dari akademisi hingga perusahaan, CertiK telah mengamankan lebih dari 320 pelanggan dengan total nilai aset digital lebih dari USD 10 Miliar.

CertiK menyediakan solusi ujung ke ujung di seluruh siklus hidup perusahaan blockchain, termasuk verifikasi formal, audit keamanan kode, pengujian penetrasi sistem, infrastruktur node untuk penyebaran yang aman serta mekanisme penggantian atas aset yang hilang.

Singkat kata, dalam bahasa teknologi, CertiK adalah blockchain keamanan yang melakukan audit kriptografi. Perusahaan ini adalah pemimpin industri yang memelopori penggunaan teknologi Verifikasi Formal mutakhir pada kontrak pintar, protokol blockchain, dompet, dan DApps.

CertiK memiliki bahasa pemrograman yang aman di blockchain aslinya. Melalui itu, pengguna dapat membuat kontrak pintar mereka sendiri yang dapat diverifikasi di blockchain CertiK menggunakan DeepSEA. Sementara DeepSEA adalah kompiler dan bahasa pemrograman yang dikagumi karena keamanannya.

Alat CertiK asli dikembangkan bersama dengan peneliti dari lembaga pendidikan terkemuka, seperti Columbia dan Universitas Yale. Rantai alat dapat menentukan properti koreksi kompleks dari kontrak pintar, sehingga meningkatkan keamanan jaringan dan produk yang diintegrasikan ke dalamnya.

Meskipun audit CertiK dapat mengungkapkan eksploitasi dan kelemahan keamanan lainnya untuk peralatan blockchain, mereka tidak memperbaiki masalah apa pun. Audit hanya menemukan mereka dan menawarkan saran tentang cara memperbaiki pelanggaran keamanan bagi perusahaan.

Menurut situs resmi CertiK, audit tersebut memiliki lebih dari 500 pelanggan. Diantara mereka, PancakeSwap, 1Inch dan Tether. Selain itu, lebih dari 396,000 baris kode telah diamankan, memberikan lebih dari USD 300 miliar kepada perusahaan.

Audit tersebut juga memiliki kemitraan dengan para pemain utama blockchain. Diantaranya, Binance, Huobi dan International Business Machines (IBM).

Selain CTK, hadir juga proyek DeFi lainnya di bawah naungan BSC, yaitu SafePal Token (SFP). SFP merupakan inovasi dari Protokol SafePal yang menciptakan dompet aset kripto yang aman dan ramah pengguna, yang membantu melindungi dan mengembangkan aset terdesentralisasi para usernya.

Safepal juga merupakan dompet perangkat keras pertama yang diinvestasikan dan didukung oleh Binance. CTK dan SFP sudah diperdagangkan di Tokocrypto dan dapat dipairingkan dengan token lainnya seperti BTC, USDT dan BUSD.

Tidak hanya dapat dimiliki oleh penggemar aset kripto di Indonesia, bekerjasama dengan Tokocrypto, SFP juga membagi-bagikan giveaway berupa hardwallet senilai USD 300 dan 2.000 TKO bagi nasabah yang melakukan trading di Tokocrypto.

“Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan kepercayaan dan rasa aman yang lebih kepada para pengguna dalam berinteraksi dengan dunia kripto dan blockchain,” kata Kai melanjutkan.

“Bersama dengan CertiK dan SafePal dan didukung oleh BSC, kami bertujuan untuk memberikan standar keamanan yang paling tinggi seiring dengan pertumbuhan ekosistem kripto,” Kai menambahkan.

Dalam waktu dekat, Tokocrypto, Certik dan SafePal akan menghadirkan kolaborasi menarik yang dapat dinikmati seluruh nasabah di Indonesia.

img-ads

You may also like

img-ads