Cryptocurrency News

Setelah Amerika, PayPal Ekspansi Buka Lapak Crypto di Inggris

single-image

Fintexnews.com – PayPal Holdings melakukan ekspansi bisnis dengan masuk ke pasar cyrptocurrency di Inggris. Pekan ini, para pengguna PayPal di negerinya Ratu Elizabeth itu sudah bisa bertransaksi aset crypto.

Ekspansi bisnis jual beli uang crypto di luar Amerika Serikat ini merupakan yang pertama kali bagi PayPal. Dengan lebih dari 403 juta pemilik akun PayPal aktif, mereka memutuskan masuk ke kelas aset baru yang lagi populer di dunia tersebut.

Layanan kripto PayPal nanti akan mirip dengan layanan dari perusahaan fintech Inggris Revolut. Pengguna PayPal tidak dapat memindahkan kepemilikan crypto mereka di luar aplikasi. Meskipun Revolut baru-baru ini mulai menguji fitur yang memungkinkan pengguna menarik crypto ke dompet pribadi mereka.

Perusahaan yang berbasis di San Jose, California, tersebut merupakan salah satu perusahaan keuangan digital terbesar yang menawarkan konsumennya akses ke mata uang crypto.

Sebelumnya, PayPal lebih dulu telah melayani transaksi pembelian dan penjualan crypto di Amerika Serikat tahun lalu. Kondisi tersebut memungkinkan pelanggan menggunakan kepemilikan koin digital mereka untuk berbelanja ke jutaan jaringan perdagangannya.

Perusahaan berharap layanan baru tersebut akan mendorong pengguna global serta mempersiapkan jaringan mata uang digital baru yang dapat dikembangkan oleh perusahaan dan bank sentral.

Seperti dijelaskan Wakil Presiden dan Manajer Umum untuk Blockchain, Crypto dan Mata Uang digital di PayPal, Jose Fernandez da Ponte, mengatakan untuk ekspansi bisnis aset baru di Inggris ini telah bekerja sama dengan regulator.

“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan regulator di Inggris Raya dan di seluruh dunia, untuk menawarkan dukungan kami dan berkontribusi secara berarti agar mata uang digital berperan di masa depan bagi keuangan dan perdagangan global,” katanya, Senin (23/08/2021).

Ponte menambahkan, PayPal terjun ke crypto semata-mata ingin mempermudah orang untuk berpartisipasi di pasar. “Token dan koin telah ada untuk sementara waktu tetapi Anda harus menjadi pengguna yang relatif canggih untuk dapat mengaksesnya,” kata da Ponte.

Di Inggris, layanan PayPal akan menyaingi pertukaran mata uang crypto yang sudah mapan seperti Coinbase Global Inc serta startup fintech seperti Revolut. Pelanggan akan dapat membeli bitcoin, ether, litecoin, dan bitcoin cash melalui dompet digital PayPal mereka secara online atau melalui aplikasi seluler.

Langkah ini dilakukan ketika perusahaan keuangan yang lebih mapan mulai menawarkan kepada pelanggan mereka baik untuk konsumen, institusi, akses ke aset digital, di tengah kenaikan harga mata uang kripto. “Ini berjalan sangat baik di AS,” kata Jose Fernandez menegaskan.

Seperti produk versi AS, PayPal di Inggris ini mengandalkan Paxos, perusahaan mata uang digital yang diatur di New York, untuk memungkinkan pembelian dan penjualan crypto di Inggris. PayPal mengatakan telah terlibat dengan regulator Inggris yang relevan untuk meluncurkan layanan.

‘Bitcoin di Inggris’

Momentum peluncuran layanan crypto PayPal di Inggris ini bertepatan saat pemerintah setempat semakin waspada terhadap kebangkitan mata uang digital.

Pada bulan Juni lalu, FCA melarang anak perusahaan Inggris dari Binance, pertukaran crypto terbesar di dunia, beroperasi dengan alasan kegagalan untuk memenuhi persyaratan pencucian uang.

“Masuk akal bahwa, karena ada peningkatan minat konsumen dan peningkatan volume, regulator memberikan lebih banyak perhatian ke ruang ini,” kata da Ponte menambahkan.

Meskipun begitu Ia menegaskan kalau PayPal telah membangun “hubungan regulasi yang kuat” dengan otoritas keuangan Inggris. Di sisi lain bank sentral sedang menjajaki potensi penerbitan mata uang digital mereka sendiri, karena penggunaan uang tunai di sejumlah negara maju berkurang dengan cepat.

Pada bulan April, Departemen Keuangan Inggris dan Bank of England mengatakan mereka akan mengevaluasi potensi peluncuran versi digital dari pound Inggris, dijuluki ‘Britcoin’ oleh pers Inggris.

Da Ponte mengatakan mata uang digital bank sentral, atau CBDC, adalah “prospek yang fantastis” tetapi akan membutuhkan waktu bagi pembuat kebijakan untuk menyelesaikan masalah utama yang terlibat.

img-ads

You may also like

img-ads